بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
🔰 Pernah dengar nama choi pan? Dari asal kata choi yang berati sayuran dan pan berarti kue, makanan ini umum dijumpai di sejumlah daerah seperti Kalimantan atau Bangka Belitung.
🥔 Dilihat dari namanya, makanan gurih lembut ini memang termasuk pada kategori makanan dari dataran Tiongkok, sejenis dengan dim sum. Makanan ini umumnya berbentuk setengah lingkaran, mirip pastel. Kulit choi pan terbuat dari campuran tepung beras dan sagu/kanji, kemudian diberi isian dan dikukus atau digoreng.
Choi pan Khas Pontianak
🍃 Choi pan kerap dikonsumsi sebagai menu sarapan di Pontianak dan Singkawang. Walaupun demikian, tidak sedikit pula yang doyan menyantapnya sebagai camilan. Choi pan khas Pontianak menggunakan isian berupa bengkuang yang diiris tipis memanjang seperti batang korek api. Selain itu, ebi dan bawang putih juga dicampurkan untuk menambah gurih dan sedapnya makanan yang bertekstur kenyal lembut ini. Rasa gurih dan aroma khas bawang putih pada tumisan sayurnya harus terasa karena isian yang enak adalah kunci kelezatan kudapan ini. Sumber: mteen
CHOIPAN
🌿 Bahan :
• 200 gr tepung beras
• 3 sdm tepung sagu
• 500 ml air
• 3 sdm minyak goreng
• ½ sdt garam
🍃 Bahan isian :
1 buah Bengkoang, serut kasar
2 buah wortel kecil, serut kasar
Udang, cincang kasar (resep asli menggunakan ebi)
Bawang putih, cincang kasar
🍃 Cara membuat isi :
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan udang. Biarkan hingga berubah warna. Masukkan Bengkoang dan wortel. Tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk. Angkat dan sisihkan
✔ Bahan siraman :
5 siung bawang putih cincang
4 sdm minyak goreng